Jumat, 31 Juli 2015

KAU MEMILIH DIA



Sekarang aku sadar
Sekarang aku mengerti
Dan Sekarang aku paham
Kau bukanlah orang yang kuharapkan
Kau bukanlah orang yang patut aku perjuangkan
Kau bukanlah orang yang istimewa untukku
Kini aku mengerti, cintamu hanya untuk dirinya
Sayang mu hanya untuk dia
Aku bukan lah siapa-siapa bagimu
Aku hanya orang bodoh yang bertahun-tahun memendam perasaan untuk dirimu, untuk mu yang tidak pernah memperdulikan ku
Memang awalnya aku yang salah, aku yang memaksa masuk di kehidupan mu dengan nya
Saat ini mulai dari sekarang aku akan berjuang untuk melupakan mu, melupakan senyummu, melupakan tawamu, melupakan semua yang terjadi yang pernah kita lewati bersama
Pada akhirnya aku memang bukan takdirmu, pada kenyataannya Kau Lebih Memilih Dia bukan Diriku

Jumat, 24 Juli 2015

MASIH DENGAN PERASAAN YANG SAMA



Satu hari lagi, dan masih dengan perasaan yang sama
Perasaan sedih ketika aku tahu aku tidak mampu melupakanmu
Lagi-lagi kau hadir di mimpiku
Lagi-lagi kau muncul di bunga tidurku
Rasanya semakin sesak
rasanya semakin sakit ketika aku tahu aku memang tak akan pernah bisa memilikimu sekalipun dalam mimpi
Dalam mimpiku, kau hadir dengan mengacuhkanku
Dalam mimpiku, kau seakan tak peduli padaku
Dalam mimpiku, kau bahkan tidak menganggapku ada
Mungkin dari mimpi itu aku tahu, dalam kenyataan nya pun kau tak pernah peduli dengan perasaanku
Dan bodohnya, aku masih tetap bertahan dengan rasa ini
Rasa yang menyesakan ku setiap kali lamunanku tertuju padamu

Selasa, 21 Juli 2015

REMEMBER YOU IN HIGH SCHOOL



Rasanya rindu untuk kembali ke masa lalu
Rindu untuk kembali ke masa putih abu
Masa dimana aku tidak pernah bosan memandang wajahmu, tidak pernah bosan mendengar suaramu, dan tidak pernah bosan melihat senyum mu yang membuatku semangat menjalani hari-hariku di sekolah
Aku sungguh rindu saat pertama kali kita saling menatap, saling menyapa, bersenda gurau bersama, bahkan aku rindu saat pertama kali kita pulang bersama. Saat dimana sudah tidak ada jarak diantara kita
Kini semua sungguh berbeda ....
Aku, kamu, dan seragam putih abu
Semua hanya menyisakan kenangan, yang mungkin kenangan pahit bagiku
Aku hanya bisa menerima kenyataan bahwa sekarang sudah terbangun sekat diantara kita

Rabu, 15 Juli 2015

THIS TIME TO FORGET EVERYTHING ABOUT YOU



Aku sadar aku bukan siapa-siapa bagimu
Aku hanya seseorang yang sejak sekian lama mengagumi sosok dirimu
Sampai akhirnya aku sampai di titik ini
Titik dimana aku merasa bodoh telah menunggu seseorang, mengagumi seseorang yang tidak akan pernah menganggapku ada
Mungkin aku salah memilih dirimu sebagai sosok yang istimewa
Aku salah telah menjatuhkan hatiku padamu
Aku selalu mengatakan kepada diriku sendiri, bahwa aku tidak akan pernah menyesal memiliki rasa ini untukmu
Namun akhirnya aku menyerah pada keadaan, aku selalu tegar untuk tetap memperjuangkan perasaan ku kepadamu, untuk tetap hidup dengan kenangan indah bersamamu
Tapi apalah daya, jika dirimu bahkan tidak peduli perjuanganku? Apalah daya jika dirimu mungkin tak pernah ingat dengan kenangan indah bersamaku?
Mungkin sekarang sudah saatnya aku melupakan semua hal tentang dirimu
Walaupun aku sadar bahwa aku tidak akan pernah benar-benar bisa melupakanmu ....