Rabu, 28 Januari 2015

TAKUT

Aku tak pernah tahu kapan, kapan dan sampai kapan aku memendam rasa ini Aku sungguh mencemaskan bagaimana akhir dari penantianku, penantian panjang yang selama ini hanya aku dan tuhan yang tahu Aku sungguh takut jika aku tak bisa lagi melihat senyummu yang setiap pagi kau berikan untukku Senyum mu yang menjadi penyemangat di setiap hariku Aku sungguh takut jika aku tak bisa lagi mendengar suaramu, suara yang membuatku tenang dalam situasi apapun Kita mungkin sebentar lagi akan berpisah, kau sebentar lagi akan memilih jalanmu sendiri, begitu pun aku yang akan memilih jalanku sendiri Dan jika tuhan tidak menakdirkan kita untuk kembali bertemu, kita mungkin tidak akan bertemu untuk selamanya... Andai kau tahu, aku sungguh mencemaskan hal itu ....

1 komentar: